Obrolan Pagi 1

Posted in Obrolan Pagi on 10 Maret 2009 by purple1milestone
From: purple@milestone-dot-com
Sent: Monday, February 02, 2009, 10:35 AM
To: Mba-baek-dech@dot-com
Subject: Re: Gd Morning 
Iya ngerti mba, trima kasih yach sarannya..
Syukurlah keluargaku nga terlalu banyak tuntutan ama aku..hehehe
Bikin pusing, mau marah, sayang, kadang BT juga kalo lihat sikap dia ...hehe rasa nano nano dech .. 
Kind Regards 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
From: Mba-baek-dech@dot-com
Sent: Monday, February 02, 2009, 10:02 AM
To: purple@milestone-dot-com
Subject: Re: Gd Morning
Iya sich...
Dia juga udah bilang ke mba
Sebenarnya dia juga kecewa dengan keluarga & Ibunya,  tapi sangking sayangnya ama Ibunya dia rela menggorbankan perasaannya sendiri...
Dia pernah bilang, kalo anak yang dijodohkan ama dia ,anaknya biasa biasa saja dan dari keluarga yg sederhana juga
Apa jawaban ibunya ....ya jalani aja dulu bukan berarti harus Nikah...
Aku juga kasihan lihat dia ,ngga tau sampai kapan dia bisa mendapatkan kebahagian, menikah cepat......he heeeee
Kalo masalah kerjaan emang sibuk banget, karna kerjaan ku semuanya di kerjain ama dia...
Pagi ini aku juga nanya ? kamu masih ama purple?
Dia bilang masih sich mbak....aku kan sayang banget ama dia...
Jujur , dengan keadaan dia seperti ini aku takut nanti kamu kecewa...
Jadi kamu jalani aja apa adanya ...nttar takut kamu jadi dropp hi hiiiiiiiii
Sebenarnya masalah ini tergantung dari Dia, dia harus tegas...
Tapi juga kamu jangan memaksakan ......
Mba mau kamu selalu dukung dia...
Walaupun kamu harus pisah ama dia.... kamu tetap yg terbaik dimata dia...
Kamu ngertikan maksud ku.... 
Maaf yach.... 
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
From: purple@milestone-dot-com
Sent: Monday, February 02, 2009, 9:48 AM
To: Mba-baek-dech@dot-com
Subject: Re: GD Morning 
Masalah yg kemarin kemarin belum kelar juga mba.
"Dia rela bersacrament untuk semua pengharapan keluarganya, meski hati dia jadi taruhan".
Ckckckck... 
Lain kali aja mba, main kerumahku...
Sakit apa mba ?
Oya dia masuk kerja yach mba ? Ahir 2 ini dia sibuk terus keliatannya .. 
Kind Regards 
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
From: Mba-baek-dech@dot-com
Sent: Monday, February 02, 2009, 9:40 AM
To: purple@milestone-dot-com
Subject: Re:Gd Morning
Kok bisa sich.... Emang ada masalah apa ?.....kalo ngga enak badan cepet makan obat yach....
Sorry juga belum bisa main kerumah kamu....
Tersayang kamu baik dech...kerjaan smua udah dikerjain ama dia
jadi ngga terlalu sibuk pagi ini he heeeeeeee 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
From: purple@milestone-dot-com
Sent: Monday, February 02, 2009, 9:20 AM
To: Mba-baek-dech@dot-com
Subject: Re: Gd Morning
Dear Mbae..
Selamat Pagi
Terlampir adalah ..bla bla & bla... barang yang kita bisa suply, sesuai dengan spec yang bla bla bla.....(urusan kantor). 
Udah sembuh?, katanya mbakku yg awet muda ini sakit.. 
Kabar ku nga baik baik amat...hehehe biasalah... 
Kind Regards 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
From: Mba-baek-dech@dot-com
Sent: Monday, February 02, 2009, 9:00 AM
To: purple@milestone-dot-com

Subject: Gd morning 
Say, tolong kasih...blabla (urusan kantor).....yach
Btw gimana kabar kamu? 
Thank U 

Yang berbakti yang menderita

Posted in Orat Oret on 6 Maret 2009 by purple1milestone

 

Minggu pertama dan kedua…

Di mood saya yang seharusnya kacau and desperate due to recent loss, kok saya-nya malah merasakan nothing happen dan merasa nyaman aja dengan keadaan. Barangkali efek dari pengalaman sebelumnya yang berbuah gagal, berkahnya sudah siap mental!  Di ahir penyelesaian masalah, sesuatu yang membuat aku shock dan mata baru melek. Tidak semua seperti keliatannya (Nath, pinjam kalimatmu yach hehe).  Ajaibnya perasaan yang mengebu kok menguap begitu aja, tanpa sisa, tanpa merasa hancur.

 

Di minggu ketiga…

Saya sedang dalam  balutan emosi yang berbelit belit.

Sedih, marah, sayang, benci dan kangen. Sedang menghampiri saya.

Buat pria, menghadapi ini hanya 2 atau 3 hari dah hilang, sambil round- round + dengerin musik dari audio car ato main PS hingga dini hari, bisa jadi kongkow – kongkow di  Godiva atau semacamnya sudah hilang.

Bagaimana dengan saya? wanita bijaksanapun terlihat bodoh kalo sudah terlibat dengan perasaan.

(apalagi saya yang merasa jauh dari bijaksana). Kadang malam malam tertentu saya masih menggenangkan air mata untuknya.

 

Adalah potret sebuah keluarga yang terbingkai dari frame “ elite ?” dimana perjodohan merupakan sebuah sarana untuk mencapai tahap kehidupan yang lebih ber “imej”  baik dan tercepat. (sedemikian haus kehormatankah? + pelarian dari kegagalan pilihan di masa lalu? + upaya mempertahankan kewarasan hidup? + yang perlu pencerahan itu saya ato mereka?) Arghhh, entahlah saya tidak berhak meng-judge mereka seperti mereka men-judge saya.

Ternyata apa yang saya miliki sekarang, perasaan dan ketulusan tidak cukup kuat, persoalannya terletak pada gelar. Sebuah profesi di jadikan senjata utama. Lantas hanya profesi dokterkah yang layak di hargai ? bagaimana profesi lainnya? Terlalu dangkal jika esesensi hidup terletak di situ dan over manipulate.

Sialnya para yang mengatasnamakan ”orang tua”  ini  senang memilih kalimat durhaka dan tidak berbakti seandainya ada penolakan dari yang muda. Meski penyampaian cara damai telah di tempuh, semua fakta dan alibi juga telah di kerahkan tetap aja hasilnya Nihil! (atau kamu belom mencoba nath? hehehe).

Kenapa tidak berdamai dengan fakta, perjodohan itu jelas gambling, yang bisa memenjarakan perasaan …D’oh yang berbakti yang menderita…

(Nathan, Happy  late valentine! kamu hebat kok bisa bertahan waras di tengah tengah ketidakwarasan itu and while my injured ego I was found about my self, more. Wish u too)

Mitos-Mitos Seputar Haid..Benar Ngga, Sih?

Posted in Tips on 27 Februari 2009 by purple1milestone

Ada yang bilang, kalo lagi haid mitosnya nga boleh begini lho. Ada juga yang bilang, kalo lagi haid mitosnya harus begitu. Sebenarnya, bagaimana sih mitos mitos tersebut? Apakah memang benar benar terjadi? Coba simak yang berikut ini yach…

#Mitos 1 “Mengaruk selagi haid dapat menimbulkan stecthmark atau guratan”.

Fakta: “ Stretchmark merupakan guratan putih di tubuh seperti kulit jeruk, yang muncul akibat kulit meregang dalam waktu yang singkat atau drastis, kemudian pecah sehingga permukaan kulit menipis dan kehilangan elastisitasnya. Misalkan terjadi akibat kehamilan, perubahan berar badan, faktor genetis, atau faktor obat. Jadi nga ada hubungannya antara sttecthmark dengan haid”.

# Mitos 2 ” Darah yang keluar semasa haid adalah darah kotor”.

Fakta : “Haid adalah proses normal ketika dinding rahim luruh akibat nggak dibuahi. Pendarahan haid terjadi di dalam rahim dan bukan di dalam vagina.Jadi, darah haid bukan darah kotor dan nggak menyebarkan penyakit. Namun selama menstruasi wanita memang harus menjaga kebersihan vagina dengan rajin mengganti pembalut dan celana dalam agar nggak menjadi media tumbuhnya kuman dan jamur”.

# Mitos 3 ” Berhubungan seks saat haid dapat mengakibatkan hal buruk”.

Fakta : ” Hubungan seksual terjadi di dalam vagina dan bukan di dalam rahim. Anjuran untuk nggak melakukan hubungan seksual saat haid lebih ke arah pertimbangan kurang estetis dan bukan karena dapat mengakibatkan hal buruk. Mitos yang mengatakan melakukan hubungan intim saat haid menyebabkan udara masuk kepembuluh darah dan menyebakkan kematian, belum terbukti secara ilmiah.

# Mitos 4  ” Minum soda saat datang bulan dapat memperlancar/mempercepat haid”.

Fakta ; ” Banyak wanita yang percaya jika soda dapat memperlancar haid. Sebenarnya belum ada penelitian ilmiah yang mendukung mitos ini. Lancar nggaknya mensturasi dipengaruhi oleh hormon dan faktor psikis. Jika seseorang merasa haidnya lancar minum soda, hal tersebut lebih banyak dipengaruhi oleh faktor sugesti., yaitu tingginya tingkat kepercayaan akan efek soda dapat memperlancar hai”.

 # Mitos 5 ” Ngga diperbolehkan keramas selama haid”.

Fakta : ” Selama hai, produksi keringat dan kelenjar minyak justru lebih banyak bila dibandingkan dengan hari hari tidak haid, termasuk minyak di kulit kepala. Oleh karena itu selama datang bulan, wanita justru dianjurkan untuk lebih sering rajin membersihkan tubuh dan saah satunya keramas.

 Demikian Tips ini so, buat para ladies jadi pada tau kan ?..semuga bermanfaat yach..

Cheers,

Purple’s Milestone blog

( Sumber : Kiranti )

 

 

Leave me, please

Posted in Orat Oret on 25 Februari 2009 by purple1milestone

Hey, kamu yang di sana

Yang pernah membangun ladang luka di taman hatiku hingga bernanah. Aku yang kau tinggalkan berkubang perih, terseok seok melangkah di tepian jurang ketidakberdayaan. Luruh dan gersang kau pergi tanpa peduli.

Iya, kamu yang disana

Tak perlulah kau usik riuh hari hariku yang yang telah kembali. Pergantian  musim mengikis habis ladang luka itu. Aku yang kini tlah menata kembali taman hati yang tercerai berai di hantam dalil dalil pengkhianatanmu yang berbasis nafsu. Pergilah, simpan saja bius rindumu yang mengebu. Curahkan saja pada dia pengantin pilihanmu.

(malam baru saja merangkak di emerald saat nomormu muncul di layar handphoneku.. wahai pemilik +6277870517xx ..leave me, please..aku terganggu..)

Rama & Sinta

Posted in Orat Oret on 24 Februari 2009 by purple1milestone

Sinta.Lambang cinta yang tak pernah padam walau di goda oleh Rahwana yang mempunyai sepuluh muka. Sudah seharusnya Sinta menjadi pasangan Rama, tetapi Rama sang “pewaris tunggal silsilah kerajaan”  mengemban titah yang harus di tunaikan meski hatinya jadi taruhan.

Atas  semua pengharapan dan keinginan memamerkan kedigdayaan kerajaan, upacara sacrament telah di rencanakan. Kelak, ketika kabut senja memeluk kota. Demi  pengabdian dan ajaran cultural yang sakti mandraguna itu Rama tidak bisa mengelak tanpa bermaksud menyakiti Sinta. Sinta layaknya terhempas dalam lorong lorong gelap, sunyi dan memilukan.

Tak kuasa menyatukan kisah Ramahyana yang maha dahsyat dalam sebuah dunia yang sebenarnya, Ramapun bertekad melukiskan dunia penuh warna di kanvas kehidupan Sinta lewat sisa waktu yang ada.  Dilema melanda, tak kuasa menolak Sinta memilih terjebak dalam hubungan yang mendebarkan dan tidak menjanjikan. Cerita pun bergulir.

Kepada Rama;  ” Tolong katakan kepadaku, dimana aku bisa mengubah darahku agar aku bisa menjadi seseorang dari golonganmu yang bisa leluasa mendampingimu?”

(addicted to weblog, addicted to love, addicted to u, u ..and u)